Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Kota Magelang Perkenalkan Saka Adhyasta Pemilu kepada Pelajar SMKN 1 Kota Magelang

Bawaslu Kota Magelang menggelar Sosialisasi Saka Adhyasta Pemilu untuk Memperkenalkan pada pelajar SMK N 1 Kota Magelang

Bawaslu Kota Magelang menggelar Sosialisasi Saka Adhyasta Pemilu untuk Memperkenalkan pada pelajar SMK N 1 Kota Magelang

Kota Magelang – Bawaslu Kota Magelang menggelar kegiatan Konsolidasi Demokrasi dengan tema “Peran Saka Adhyasta Pemilu dalam Menanamkan Nilai Demokrasi dan Pengawasan Partisipatif bagi Pelajar” di Lapangan dan Ruang Baca SMKN 1 Kota Magelang, Jumat (8/5/2026). Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua Bawaslu Kota Magelang Maludin Taufiq, Koordinator Sekretariat Rivaldo Noval P.S., serta staf Bawaslu Kota Magelang yang bertugas, yaitu Dimas, Irfan, dan Diany. Peserta kegiatan merupakan pelajar Pramuka dan Penegak Bantara dari SMKN 1 Kota Magelang.

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya Bawaslu Kota Magelang dalam membangun kesadaran politik dan kepemiluan di kalangan pelajar, khususnya pemilih pemula. Melalui kegiatan tersebut, para peserta diberikan pemahaman mengenai pentingnya demokrasi, hak konstitusional warga negara, serta peran masyarakat dalam menjaga integritas penyelenggaraan pemilu.

Dalam pemaparannya, Ketua Bawaslu Kota Magelang, Maludin Taufiq, menekankan pentingnya menjaga hak pilih dan meningkatkan literasi kepemiluan sejak usia muda. Menurutnya, generasi muda perlu memiliki kesadaran kolektif untuk turut menciptakan pemilu yang jujur dan adil sebagai bagian dari upaya memperkuat demokrasi di Indonesia.

Selain itu, peserta juga diberikan pemahaman bahwa pengawasan pemilu bukan semata menjadi tanggung jawab penyelenggara pemilu. Seluruh elemen masyarakat, termasuk pelajar, memiliki peran penting dalam mengawal proses demokrasi agar berjalan sesuai dengan prinsip kejujuran, keadilan, dan integritas.

Pada kesempatan tersebut, Bawaslu Kota Magelang memperkenalkan Saka Adhyasta Pemilu sebagai wadah pembinaan karakter, pendidikan demokrasi, dan penguatan pengawasan partisipatif berbasis Gerakan Pramuka. Saka Adhyasta Pemilu merupakan Satuan Karya Pramuka yang dibentuk oleh Bawaslu untuk memberikan pendidikan dan pembinaan kepada generasi muda dalam bidang demokrasi dan kepemiluan.

Kegiatan dilanjutkan dengan sesi khusus bersama para Penegak Bantara SMKN 1 Kota Magelang yang berfokus pada pengenalan lebih mendalam mengenai Saka Adhyasta Pemilu. Dalam sesi tersebut, para pelajar diajak untuk bergabung dan berpartisipasi aktif sebagai anggota Saka Adhyasta Pemilu sebagai bentuk kontribusi nyata dalam menjaga kualitas demokrasi.

Melalui Saka Adhyasta Pemilu, diharapkan dapat terbentuk karakter pelajar yang demokratis, berintegritas, dan bertanggung jawab. Selain itu, wadah ini juga menjadi sarana untuk menanamkan nilai kejujuran, keadilan, dan kepedulian terhadap kehidupan demokrasi, sekaligus mengembangkan kesadaran pengawasan partisipatif terhadap jalannya pemilu.

Bawaslu Kota Magelang juga menjelaskan berbagai kegiatan yang akan dilaksanakan dalam Saka Adhyasta Pemilu melalui beberapa krida, yaitu Krida Pengawasan Pemilu, Krida Penanganan Pelanggaran Pemilu, dan Krida Penyelesaian Sengketa Pemilu. Melalui krida-krida tersebut, anggota Saka Adhyasta Pemilu akan mendapatkan pengalaman belajar yang lebih mendalam terkait proses kepemiluan dan pengawasan demokrasi.

Berbagai manfaat juga dapat diperoleh oleh pelajar yang bergabung dalam Saka Adhyasta Pemilu, antara lain menambah wawasan mengenai demokrasi dan kepemiluan, melatih kemampuan kepemimpinan dan komunikasi, meningkatkan kepedulian terhadap isu sosial dan demokrasi, memperluas relasi pertemanan, serta memperoleh pengalaman organisasi yang positif dan bermanfaat.

Melalui kegiatan ini, Bawaslu Kota Magelang mengajak para pelajar untuk tidak hanya menjadi penonton dalam proses demokrasi, tetapi turut menjadi bagian dari gerakan pengawasan partisipatif yang menjunjung tinggi nilai kejujuran, keadilan, dan integritas. Dengan demikian, generasi muda diharapkan mampu menjadi agent of change yang aktif serta pelopor demokrasi yang cerdas, kritis, dan berkarakter, baik di lingkungan sekolah maupun di tengah masyarakat.

Penulis : Humas