Sinergi Bawaslu dan Kampus, Menyiapkan Generasi Demokratis Melalui Pembelajaran Kepemiluan
|
Kota Magelang — Bawaslu Kota Magelang melaksanakan kegiatan Konsolidasi Demokrasi pada tanggal 1 April 2026, terkait Peran Partisipasi Mahasiswa dalam Peningkatan Wawasan Kepemiluan melalui Kelas Demokrasi bersama Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIPOL) Universitas Tidar (Untidar) Magelang. Kegiatan ini berlangsung di Gedung FISIPOL Untidar dan menjadi langkah strategis dalam memperkuat literasi kepemiluan di kalangan mahasiswa.
Hadir dalam kegiatan tersebut Anggota Bawaslu Kota Magelang, Silvia Ayu Paramitha, serta Koordinator Sekretariat Bawaslu Kota Magelang, Rivaldo Noval P.S., didampingi staf Desti dan Prabowo. Rombongan Bawaslu disambut langsung oleh jajaran pimpinan FISIPOL Untidar, yakni Dekan FISIPOL Dr. A.P. Dra. Sri Mulyani, M.Si., Plt. Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Drs. Sujatmiko, M.P.A, serta Wakil Dekan Bidang Keuangan dan Umum Wahyu Prabowo, S.H., M.H.
Dalam pertemuan tersebut, Bawaslu Kota Magelang menyampaikan maksud dan tujuan konsolidasi demokrasi sebagai upaya membangun kerja sama pelaksanaan Kelas Demokrasi yang berfokus pada penanganan pelanggaran dan penyelesaian sengketa pemilu. Program ini diharapkan mampu memberikan pemahaman yang komprehensif kepada mahasiswa mengenai tugas dan fungsi Bawaslu, khususnya dalam aspek penegakan hukum kepemiluan. Silvia Ayu Paramitha menyampaikan bahwa mahasiswa memiliki peran strategis dalam ekosistem demokrasi. Oleh karena itu, peningkatan kompetensi mahasiswa dalam menghadapi dinamika politik dan kepemiluan menjadi hal yang penting.
Direncanakan, Kelas Demokrasi akan dilaksanakan berdasarkan silabus yang mencakup 12 kali pertemuan, baik secara daring maupun luring. Bawaslu Kota Magelang juga menyatakan fleksibilitas dalam format pelaksanaan, dengan minimal satu kelas yang terdiri dari sekitar 20 mahasiswa sebagai peserta awal. Menariknya, program ini tidak hanya diperuntukkan bagi mahasiswa jurusan hukum, tetapi terbuka bagi seluruh mahasiswa FISIPOL Untidar dari berbagai disiplin ilmu.
Lebih lanjut, Bawaslu Kota Magelang berharap pelaksanaan Kelas Demokrasi dapat segera direalisasikan dengan menyesuaikan kalender akademik yang sedang berjalan. Hal ini sebagai bentuk komitmen dalam mempercepat peningkatan kapasitas mahasiswa di bidang kepemiluan.
Menanggapi hal tersebut, pihak FISIPOL Untidar menyambut baik inisiatif yang diusung oleh Bawaslu Kota Magelang. Dekan FISIPOL, Dr. Sri Mulyani, menilai bahwa program Kelas Demokrasi memiliki potensi besar untuk menarik minat mahasiswa sekaligus memberikan kontribusi nyata dalam peningkatan pengetahuan kepemiluan. Ia juga mengusulkan agar kegiatan ini dapat dikonversikan sebagai bagian dari pembelajaran akademik mahasiswa.
Kelas Demokrasi ini diharapkan menjadi wujud nyata gerakan Bawaslu Kota Magelang dalam membangun relasi kelembagaan sekaligus meningkatkan peran aktif mahasiswa dalam demokrasi, khususnya di bidang kepemiluan. Melalui kolaborasi ini, diharapkan lahir generasi muda yang tidak hanya melek demokrasi, tetapi juga berintegritas dan siap berkontribusi dalam menjaga kualitas pemilu di masa mendatang.
Penulis : Humas