Rapat Rutin Dengan Arahan Dari Pimpinan Kepada Staff Setelah Apel Di Bawaslu Kota Magelang
|
Kota Magelang — Bawaslu Kota Magelang melaksanakan rapat rutin yang diselenggarakan setiap hari Senin setelah kegiatan apel pagi. Rapat rutin tersebut dilaksanakan pada Senin, 12 Januari 2026, bertempat di Kantor Bawaslu Kota Magelang dan berjalan dengan tertib serta lancar.
Rapat dipandu oleh Rivaldo Noval Putra Santosa selaku Koordinator Sekretariat (Korsek) yang juga bertindak sebagai pimpinan rapat. Kegiatan ini dihadiri oleh Maludin Taufiq, Silvia Ayu Paramita, dan Abdul Qahir Zakariya, serta seluruh staff Bawaslu Kota Magelang. Turut hadir pula mahasiswa MBKM baru dari Universitas Tidar, yang mulai melaksanakan program magang di Bawaslu Kota Magelang.
Dalam penyampaiannya, Maludin Taufiq menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh jajaran karena kegiatan apel pagi dan briefing dapat berjalan dengan baik dan tepat waktu, meskipun masih terdapat satu orang yang hadir terlambat. Hal tersebut menjadi evaluasi bersama untuk meningkatkan kedisiplinan ke depan.
Maludin juga menegaskan bahwa pengumpulan program kerja Bawaslu Kota Magelang paling lambat dilakukan pada 13 Januari 2026. Seluruh divisi diharapkan dapat menyelesaikan program kerja masing-masing pada 12 Januari 2026 dan langsung mengirimkannya sesuai ketentuan kepada Bawaslu Jawa Tengah. Selain itu, disampaikan pula bahwa kegiatan non-budgeter dapat mulai direncanakan dan direalisasikan pada bulan Januari 2026. Dalam pelaksanaannya, koordinasi dengan pihak eksternal tidak hanya dilakukan melalui surat-menyurat, tetapi juga dengan hadir langsung untuk menyampaikan maksud dan tujuan kegiatan.
Menjelang tahapan Pemilu Tahun 2027, Maludin menekankan pentingnya mulai menggerakkan sosialisasi kepemiluan kepada masyarakat. Sasaran sosialisasi antara lain kelompok Ibu-ibu PKK, santri di pondok pesantren, para penyandang disabilitas, dan elemen masyarakat lainnya. Ia juga mengapresiasi penataan atribut pakaian dinas yang telah dilakukan oleh Koordinator Sekretariat, seraya menegaskan bahwa kerapian dan kedisiplinan harus berbanding lurus dengan kinerja. Selain itu, disampaikan pula adanya kekurangan sarana di kantor, yakni belum tersedianya meja pelaporan atau layanan pengaduan masyarakat seperti customer service. Maludin turut menekankan bahwa soliditas antar divisi merupakan hal penting yang harus terus dijaga agar pelaksanaan tugas dapat berjalan optimal.
Selanjutnya, Silvia Ayu Paramita menyampaikan bahwa pada dasarnya jajaran Bawaslu Kota Magelang telah solid, namun perubahan dan peningkatan kualitas kerja harus dimulai dari sekarang dan dari diri masing-masing. Ia juga mengusulkan adanya penguatan kapasitas yang dilaksanakan secara bergilir setiap dua minggu sekali, dengan pengisi kegiatan berasal dari unsur pimpinan maupun staff. Terkait sosialisasi, Silvia menyatakan dukungannya agar Bawaslu Kota Magelang dapat bersikap lebih proaktif, termasuk menjangkau organisasi kepemudaan, mahasiswa, serta menginisiasi dialog atau talkshow bersama istri kepala daerah sebagai bagian dari edukasi kepemiluan.
Sementara itu, Abdul Qahir Zakariya menekankan pentingnya penyusunan program kerja masing-masing divisi yang dapat disinergikan dalam satu kerja tim guna memajukan program Bawaslu Kota Magelang. Ia juga menyampaikan bahwa Divisi Hukum diharapkan dapat membuat artikel bertema hukum kepemiluan secara rutin setiap bulan untuk ditampilkan di website resmi. Abdul Qahir menegaskan bahwa program kerja tahun 2026 harus disusun secara realistis, terukur, dan dapat dijangkau, mengingat keterbatasan anggaran sehingga diperlukan kreativitas dalam pelaksanaan kegiatan. Untuk Divisi Pencegahan, ia mengusulkan kegiatan door to door ke kelurahan dan sekolah, serta koordinasi dalam pengawasan PPDB dengan para stakeholder antara lain pihak kelurahan, TNI, dan Polri.
Dalam arahannya, Rivaldo Noval Putra Santosa menyampaikan apresiasi atas komitmen seluruh jajaran terkait kelengkapan dan kerapian pakaian dinas yang dikenakan. Beliau juga menyampaikan bahwa ke depan akan ada beberapa perbaikan dalam pelaksanaan apel pagi agar lebih bernuansa nasionalisme, seperti penambahan pembacaan Pancasila dan penghormatan bendera Merah Putih. Rivaldo menekankan bahwa penyusunan program kerja sebaiknya dilengkapi dengan matriks kegiatan agar lebih terstruktur dan mudah dipantau.
Terkait kegiatan non-budgeter, Rivaldo kembali mengingatkan pentingnya koordinasi yang intensif dengan pihak terkait. Ia juga menegaskan bahwa sosialisasi literasi kepemiluan harus dirancang dengan tujuan dan sasaran audiens yang jelas. Mengingat keterbatasan anggaran, seluruh divisi diminta untuk fokus pada kegiatan non-budgeter yang berdampak dan berkelanjutan.
Rivaldo turut menyoroti kedisiplinan kehadiran dalam apel pagi, mengingat masih terdapat orang yang belum hadir. Mulai minggu depan, seluruh pegawai wajib hadir dalam apel pagi. Apabila berhalangan, izin harus disampaikan 30 menit sebelum pelaksanaan apel dan dapat disampaikan melalui Korsek. Untuk penyusunan program kerja, seluruh dokumen diminta untuk disatukan kepada Saudara Rizki, kemudian disampaikan kepada Koordinator Sekretariat untuk dilakukan pengecekan sebelum dikirimkan.
Selain itu, disampaikan pula informasi terkait Surat Edaran Bawaslu RI, bahwa mulai Februari 2026 penerapan WFA dan WFO akan berlaku selama dua hari, yaitu Kamis dan Jumat, dengan tetap diberlakukan piket di kantor. Pelaksanaan Jumat Sehati tetap dilakukan pada hari Rabu. Untuk enam bulan ke depan, ditetapkan bahwa PPK dipegang oleh Desti Permitasari dan Bendahara oleh Melisa, dengan ketentuan bahwa formulasi akan kembali seperti semula setelah sertifikat yang sesuai telah tersedia.
Rapat ditutup dengan perkenalan mahasiswa MBKM Universitas Tidar, yakni Akmal dan Aisyah, yang akan melaksanakan kegiatan magang di Bawaslu Kota Magelang. Tidak terdapat sesi diskusi tambahan karena seluruh peserta rapat telah menerima dan memahami arahan yang disampaikan.
Melalui rapat rutin ini, Bawaslu Kota Magelang berkomitmen untuk terus memperkuat koordinasi, meningkatkan kedisiplinan, serta menyusun program kerja yang kreatif dan kolaboratif dalam rangka mempersiapkan tahapan Pemilu Tahun 2027.
Penulis : Humas