Menjaga Demokrasi dari Gang-Gang Kecil Kramat, Bawaslu dan KPU Turun Lapangan
|
Magelang — Terik matahari siang tak menyurutkan langkah jajaran Bawaslu dan KPU Kota Magelang dalam melaksanakan pengawasan pencocokan dan penelitian (coklit/coktas) data pemilih. Dengan mengendarai sepeda motor dan berjalan kaki menyusuri gang-gang sempit di wilayah padat penduduk Kelurahan Kramat Selatan dan Kramat Utara, petugas hadir untuk memastikan setiap data pemilih terverifikasi dengan baik.
Wilayah yang berada di kawasan tanah menyerupai lereng karena berdekatan dengan Sungai Elo menjadi tantangan tersendiri. Jalanan kecil, permukiman rapat, serta medan yang naik turun tidak menghalangi semangat petugas dalam menelusuri alamat dan melakukan konfirmasi langsung kepada masyarakat.
Pengawasan dilakukan dengan mendatangi warga, menanyakan informasi kepada masyarakat sekitar, hingga berkoordinasi dengan Ketua RT dan RW guna memastikan validitas data pindah masuk sejumlah pemilih, antara lain atas nama Rania Sairish Rahardian di Jalan Jeruk Timur 1, Galang Dwi Oktavianto di Jalan Jeruk Timur 3 Dawang Sanden, serta Dendy Syah Pradana Delvano Atharrazka Alfatih di Jalan Rambutan Ngembik Lor.
Dari Bawaslu Kota Magelang, pengawasan dipimpin oleh Zakariya yang didampingi staf Andre dan Irfan. Sementara dari KPU Kota Magelang hadir Handoko bersama Dedi sebagai petugas pelaksana verifikasi lapangan.
Kehadiran Bawaslu bersama KPU di tengah masyarakat bukan sekadar menjalankan prosedur administratif, melainkan menjadi bagian dari komitmen bersama menjaga kualitas demokrasi sejak dari hulu, yakni data pemilih yang akurat dan mutakhir.
“Data pemilih adalah fondasi demokrasi. Karena itu, perkembangannya harus dirawat secara berkelanjutan. Bawaslu dan KPU hadir untuk memastikan setiap perubahan data benar-benar sesuai fakta di lapangan,” ungkap Zakariya di sela kegiatan pengawasan.
Pengawasan coktas ini menjadi gambaran bahwa kerja kepemiluan tidak selalu berlangsung di balik meja. Ada langkah-langkah lapangan yang harus ditempuh, ada panas matahari yang harus dihadapi, dan ada dialog langsung dengan warga yang menjadi bagian penting dari menjaga hak pilih masyarakat.
Di tengah gang-gang kecil Kramat Selatan dan Kramat Utara, di bawah matahari siang yang menyengat, Bawaslu dan KPU Kota Magelang menunjukkan bahwa merawat daftar pemilih bukan pekerjaan sesaat, melainkan ikhtiar berkelanjutan agar setiap warga negara tetap terlindungi hak konstitusionalnya dan demokrasi di Kota Magelang terus terjaga dengan baik.
Penulis : AQZ