Konsolidasi Demokrasi Bersama Kesbangpol Kota Magelang di Luar Tahapan Pemilu
|
Kota Magelang — Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Magelang telah menggelar kegiatan Konsolidasi Demokrasi dalam Memperkuat Penyelenggaraan Pemilihan Umum di Luar Tahapan bersama Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Magelang pada Jumat, 23 Januari 2026.
Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua Bawaslu Kota Magelang Maludin Taufiq, Komisioner Sylvia Ayu Paramita dan Abdul Qohir Zakaria, Koordinator Sekretariat Rivaldo Noval Putra Santosa, serta Yangky Tri Satya selaku staf Bawaslu Kota Magelang. Dari pihak Kesbangpol Kota Magelang, kegiatan ini disambut dan diikuti langsung oleh Drs. Agus Satiyo Hariyadi, M.Si.
Konsolidasi ini bertujuan untuk meningkatkan sinergitas dan menjalin kerja sama yang berkelanjutan antara Bawaslu Kota Magelang dan Badan Kesbangpol Kota Magelang, khususnya dalam mendukung pelaksanaan Sosialisasi Pengawasan Pemilu sebagai sarana menjunjung tinggi nilai-nilai demokrasi di tengah masyarakat Kota Magelang. Melalui penguatan kolaborasi ini, diharapkan pelaksanaan Pemilu dan Pemilihan yang akan datang dapat berjalan secara jujur, adil, bebas, dan rahasia, serta terbebas dari praktik politik uang.
Dalam pembahasan, ditegaskan pula pentingnya penyusunan program-program yang berdampak langsung kepada masyarakat, dapat dipertanggungjawabkan, dan tetap menjaga citra Bawaslu sebagai penjaga demokrasi, meskipun berada pada masa non-tahapan. Bawaslu Kota Magelang diharapkan dapat berperan aktif dan turut ambil bagian dalam setiap kegiatan yang dilaksanakan oleh Badan Kesbangpol, terutama yang berkaitan dengan Sosialisasi Pengawasan Pemilu Partisipatif kepada tokoh agama, tokoh masyarakat, sekolah-sekolah, Duta Pancasila, serta Purna Paskibraka.
Selain itu, kegiatan ini juga menekankan perlunya memperkuat koordinasi lintas tingkatan serta pemanfaatan teknologi informasi dalam sistem pengawasan. Berbagai tantangan pengawasan turut dibahas, antara lain isu netralitas ASN, maraknya disinformasi politik, serta pentingnya peningkatan partisipasi masyarakat dalam pengawasan Pemilu.
Bawaslu Kota Magelang juga menegaskan komitmennya untuk memperkuat hubungan dan membangun kesamaan persepsi dengan berbagai elemen masyarakat sebagai dasar pengawasan dan peningkatan partisipasi publik ke depan. Dalam hal ini, mahasiswa dinilai memiliki peran strategis dalam menyebarkan nilai-nilai demokrasi dan pengawasan Pemilu, di samping pentingnya mendorong keterlibatan berbagai kelompok masyarakat, termasuk aktivis perempuan.
Sebagai penutup, Bawaslu Kota Magelang menyatakan kesiapan untuk menerima audiensi dari berbagai instansi guna membangun komunikasi dan kolaborasi yang berkelanjutan, serta memperkuat jejaring konsolidasi demokrasi di Kota Magelang.
Penulis : Humas