Hoaks Makin Canggih, Pengawasan Pemilu Harus Lebih Cerdas Untuk Hadapi Tantangan Demokrasi Modern
|
Kota Magelang - Bawaslu Kota Magelang mengikuti kegiatan Literasi Pojok Pengawasan Vol.14 yang diselenggarakan oleh Bawaslu Provinsi Jawa Tengah secara daring pada Senin, 8 Juni 2026, mulai pukul 10.00 WIB hingga selesai. Kegiatan tersebut mengangkat tema “Pengembangan Literasi Pengawasan di Era Digital” sebagai upaya meningkatkan kapasitas dan pemahaman jajaran pengawas pemilu dalam menghadapi tantangan pengawasan di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi.
Dalam kegiatan tersebut dijelaskan bahwa literasi pengawasan di era digital menjadi kebutuhan penting bagi penyelenggara pemilu dan masyarakat.
Perkembangan media sosial, platform digital, serta arus informasi yang semakin cepat menuntut kemampuan untuk memilah informasi, mendeteksi hoaks, memahami etika bermedia digital, serta memanfaatkan teknologi sebagai sarana edukasi dan pengawasan partisipatif. Literasi pengawasan tidak hanya berkaitan dengan pemahaman regulasi kepemiluan, tetapi juga kemampuan beradaptasi terhadap perubahan pola komunikasi dan partisipasi masyarakat di ruang digital.
Kegiatan ini juga menekankan pentingnya kolaborasi antara Bawaslu dan masyarakat dalam membangun ekosistem pengawasan yang cerdas, kritis, dan bertanggung jawab. Melalui pemanfaatan teknologi digital, masyarakat diharapkan dapat semakin aktif berpartisipasi dalam mengawasi proses demokrasi dan melaporkan dugaan pelanggaran secara cepat dan tepat.
Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Hubungan Masyarakat Bawaslu Kota Magelang, Zakariya, S.H.I., C.Med., menyampaikan apresiasinya atas penyelenggaraan kegiatan tersebut. Menurutnya, tema yang diangkat sangat relevan dengan kebutuhan pengawasan saat ini yang semakin banyak berlangsung di ruang digital.
“Kami sangat mengapresiasi kegiatan Literasi Pojok Pengawasan Vol.14 ini. Materi yang disampaikan memberikan tambahan wawasan dan pengetahuan bagi jajaran Bawaslu dalam mengembangkan literasi pengawasan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi. Tentu ilmu yang diperoleh akan menjadi bekal berharga untuk memperkuat pengawasan partisipatif dan meningkatkan kualitas pelayanan informasi kepada masyarakat,” ujar Zakariya.
Melalui kegiatan ini, Bawaslu Kota Magelang berharap seluruh jajaran pengawas semakin siap menghadapi tantangan pengawasan di era digital sekaligus mampu mendorong masyarakat menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas demokrasi melalui pengawasan yang aktif, cerdas, dan berintegritas.
Penulis : AQZ