Lompat ke isi utama

Berita

Generasi Muda Jaga Suara: Bawaslu Kota Magelang Ajak Pemilih Pemula Kritis Kawal Pemilu 2029

Bawaslu Kota Magelang Mengadakan Podcast NGASEP dengan tema Generasi Muda Jaga Suara : Magelang Bermartabat

Bawaslu Kota Magelang Mengadakan Podcast NGASEP dengan tema Generasi Muda Jaga Suara : Magelang Bermartabat

Kota Magelang - Bawaslu Kota Magelang kembali menggelar edukasi kepemiluan melalui program podcast NGASEP (Ngobrol Asik Seputar Pemilu) yang disiarkan di Magelang FM pada Senin, 7 September 2026. Mengusung tema "Generasi Muda Jaga Suara : Magelang Bermartabat", acara ini menghadirkan Anggota Bawaslu Kota Magelang, Sylvia Ayu Paramita, S.IP., selaku Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa, yang dipandu langsung oleh moderator Rivaldo Noval.

Dalam perbincangannya, Sylvia menekankan pentingnya pendidikan politik bagi para pemilih pemula menjelang Pemilu 2029. Ia menyebutkan bahwa generasi muda adalah kelompok potensial yang rawan terpapar misinformasi serta praktik politik yang merusak. Melalui edukasi sejak dini, Bawaslu berharap pemilih muda dapat bertransformasi dari sekadar objek politik menjadi subjek yang memiliki hak atas suaranya secara penuh, sekaligus menjadi smart voter yang jeli mendeteksi kecurangan.

Guna mewujudkan hal tersebut, Bawaslu Kota Magelang aktif menjalankan berbagai program seperti Bawaslu Goes to School, Bawaslu Goes to Campus, kelas pendidikan pengawas partisipatif, serta pembentukan Saka Adhyasta Pemilu bagi anggota Pramuka. Bahkan, Bawaslu juga membuka Kelas Penyelesaian Sengketa Pemilu untuk memberikan simulasi mediasi dan adjudikasi secara langsung kepada masyarakat umum dan mahasiswa.

“Terkait kerawanan di era digital pada Pemilu 2029, Sylvia menyoroti ancaman money politics digital—seperti transfer e-wallet atau diamond game online—serta penyebaran berita hoaks dan kampanye hitam (black campaign)”. – Ujar Silvia

Lebih lanjut, Sylvia mengedukasi para pendengar mengenai perbedaan antara penanganan pelanggaran dan penyelesaian sengketa. Penanganan pelanggaran berfokus pada penindakan atas perbuatan melawan hukum seperti politik uang atau pelanggaran kode etik. Sebaliknya, penyelesaian sengketa menangani perselisihan antarpeserta atau antara peserta dengan KPU (biasanya terkait SK atau Berita Acara), yang diselesaikan secara bertahap melalui mediasi hingga sidang adjudikasi.

 Bawaslu juga mengimbau pemilih pemula agar tidak takut melaporkan indikasi kecurangan. Masyarakat dapat melapor melalui platform Sigap Lapor maupun media sosial resmi Bawaslu Kota Magelang. Sylvia menegaskan bahwa identitas pelapor akan dilindungi kerahasiaannya. Laporan yang mencakup unsur 5W1H akan ditelusuri secara transparan dan akuntabel oleh tim Bawaslu.

"Jadilah pemilih yang kritis, smart voter yang tahu betul suaranya itu akan diberikan kepada siapa... mari kita ciptakan kota Magelang yang berintegritas dan bermartabat." Pesan Silvia

Melalui upaya pencegahan dan pengawasan partisipatif yang berkelanjutan ini, Bawaslu berharap kualitas demokrasi di Kota Magelang pada perhelatan 2029 mendatang dapat berjalan dengan jujur, adil, berintegritas, dan lebih bermartabat.

Penulis : Humas