Bedug Ditabuh, Komitmen Diteguhkan : Bawaslu Jawa Tengah Perkuat Spirit Pengawasan Partisipatif
|
Kota Magelang – Bawaslu Kota Magelang mengikuti kegiatan Tabuh Bedug Ngabuburit Pengawasan yang diselenggarakan oleh Bawaslu Provinsi Jawa Tengah pada Selasa, 24 Februari 2026. Kegiatan ini dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting dan disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube resmi Bawaslu Jawa Tengah, serta diikuti oleh seluruh Bawaslu Kabupaten/Kota se-Jawa Tengah.
Acara diawali oleh host dan dibuka dengan lantunan Tadarus Al-Qur’an oleh jajaran Bawaslu Jawa Tengah, sebagai upaya menghadirkan suasana religius dan penuh keberkahan di bulan suci Ramadan. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian program Ngabuburit Pengawasan dengan tema besar Penguatan Spirit Kelembagaan Bawaslu.
Dalam sambutannya, Anggota Bawaslu Jawa Tengah, Nur Kholiq, menyampaikan bahwa Ngabuburit Pengawasan merupakan pendekatan sosio-kultural dan religius dalam memperkuat literasi kepemiluan kepada masyarakat. Ia menegaskan bahwa meskipun saat ini berada pada masa non-tahapan, tugas dan tanggung jawab pengawasan tetap berjalan sebagai bentuk investasi kelembagaan menuju Pemilu dan Pemilihan mendatang.
Lebih lanjut disampaikan bahwa fokus penguatan kelembagaan tahun 2026 diarahkan pada dua aspek utama, yakni penguatan tata kelola dan sumber daya manusia pengawas pemilu, serta optimalisasi fungsi pencegahan dan penegakan hukum. Program Ngabuburit Pengawasan di Jawa Tengah direncanakan terlaksana sebanyak 458 kegiatan yang tersebar di 35 kabupaten/kota selama bulan Ramadan.
Ketua Bawaslu Provinsi Jawa Tengah, Muhammad Amin, dalam kultum sekaligus arahannya menyampaikan bahwa penguatan kelembagaan menjadi kebutuhan mendesak pasca Pemilu dan Pemilihan 2024, terutama dalam menghadapi tantangan era digitalisasi. Ia menekankan pentingnya peningkatan kapasitas sumber daya manusia, penguatan tata kelola pencegahan dan penanganan pelanggaran, serta pengembangan ekosistem pembelajaran kelembagaan yang adaptif dan profesional.
Muhammad Amin juga mengaitkan momentum Ramadan dengan refleksi spiritualitas pengawas pemilu. Ia menyampaikan bahwa fase-fase dalam bulan Ramadan—rahmat, maghfirah, dan pembebasan dari api neraka—dapat menjadi inspirasi dalam membangun integritas, kesabaran, dan profesionalitas jajaran pengawas pemilu.
Turut hadir secara lengkap jajaran pimpinan Bawaslu Provinsi Jawa Tengah, antara lain Nur Kholiq, Achmad Husain, Diana Ariyanti, Sosiawan, Muhammad Rofiuddin, Wahyudi Sutrisno, serta Yessi selaku Kepala Sekretariat Bawaslu Provinsi Jawa Tengah. Seluruh Bawaslu Kabupaten/Kota beserta jajaran sekretariat juga mengikuti kegiatan tersebut secara daring.
Sebagai simbol dimulainya rangkaian Ngabuburit Pengawasan Sesarengan Ngawasi di Jawa Tengah, dilakukan prosesi Tabuh Bedug oleh Ketua Bawaslu Provinsi Jawa Tengah didampingi jajaran pimpinan dan sekretariat. Tabuh bedug tersebut menjadi penanda komitmen bersama dalam memperkuat pengawasan partisipatif dan menjaga integritas demokrasi.
Melalui partisipasi dalam kegiatan ini, Bawaslu Kota Magelang menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kelembagaan, meningkatkan kualitas pengawasan, serta membangun sinergi bersama masyarakat dalam mengawal demokrasi yang bermartabat dan berintegritas menuju Pemilu 2029.
Penulis : Humas