Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Kota Magelang Hadiri Rapat Evaluasi dan Proyeksi Penguatan Kelembagaan Bawaslu Se-Jawa Tengah di Cepu

Bawaslu Kota Magelang menghadiri Rapat Evaluasi dan Proyeksi Penguatan Kelembagaan Bawaslu di Cepu

Bawaslu Kota Magelang menghadiri Rapat Evaluasi dan Proyeksi Penguatan Kelembagaan Bawaslu di Cepu

Kota Magelang – Bawaslu Kota Magelang menghadiri kegiatan Rapat Evaluasi Penguatan Kelembagaan Tahun 2025 dan Proyeksi Penguatan Kelembagaan Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Bawaslu Provinsi Jawa Tengah pada Senin, 22 Desember 2025. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Kelurahan Cepu, Kabupaten Blora, dengan Bawaslu Kabupaten Blora bertindak sebagai tuan rumah acara.

Rapat evaluasi ini diikuti oleh jajaran Bawaslu Provinsi Jawa Tengah serta perwakilan Bawaslu kabupaten/kota se-Jawa Tengah, termasuk Bawaslu Kota Magelang. Forum ini menjadi momentum penting untuk melakukan refleksi terhadap capaian penguatan kelembagaan selama tahun 2025 sekaligus menyusun proyeksi dan strategi penguatan kelembagaan Bawaslu pada tahun 2026.

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Ketua Bawaslu Provinsi Jawa Tengah, Muhammad Amin, S.AP., MH, Muhammad Rofiudin selaku Komisioner Bawaslu Provinsi Jawa Tengah yang membidangi Koordinator Divisi SDM dan Organisasi, Tri Adiyanto Baay selaku Kepala Bagian Administrasi Bawaslu Provinsi Jawa Tengah, serta Andyka Fuad Ibrahim dari Bawaslu Kabupaten Blora sebagai tuan rumah kegiatan.

Dalam sambutannya, Ketua Bawaslu Provinsi Jawa Tengah, Muhammad Amin, menegaskan bahwa penguatan kelembagaan merupakan fondasi utama dalam menjaga kualitas dan kredibilitas pengawasan pemilu dan pemilihan. Ia menyampaikan bahwa kelembagaan yang kuat akan berpengaruh langsung terhadap profesionalitas jajaran pengawas pemilu di semua tingkatan.

Rapat kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi bertema Penguatan Kelembagaan Tahun 2026 yang disampaikan oleh jajaran Bawaslu Provinsi Jawa Tengah. Dalam pemaparan tersebut dibahas secara komprehensif berbagai aspek penguatan kelembagaan, mulai dari pengelolaan sumber daya manusia, penguatan struktur dan tata kelola organisasi, peningkatan kapasitas kelembagaan, hingga dukungan administrasi dan manajerial.

Selain pemaparan dari tingkat provinsi, forum ini juga menjadi ruang diskusi aktif antara Bawaslu Provinsi Jawa Tengah dengan peserta dari Bawaslu kabupaten/kota. Berbagai masukan, disampaikan oleh Provinsi Jawa Tengah sebagai bahan perumusan kebijakan penguatan kelembagaan yang lebih responsif terhadap kebutuhan daerah.

Masukan tersebut mencakup tantangan yang dihadapi Bawaslu kabupaten/kota dalam pelaksanaan tugas pengawasan, pengelolaan SDM, serta kebutuhan dukungan kelembagaan agar pelaksanaan pengawasan pemilu dan pemilihan ke depan dapat berjalan lebih efektif dan optimal.

Melalui kegiatan ini, Bawaslu Kota Magelang berkomitmen untuk menindaklanjuti hasil evaluasi dan rekomendasi yang disampaikan, serta menyelaraskan langkah-langkah penguatan kelembagaan sesuai dengan kebijakan Bawaslu Provinsi Jawa Tengah. Diharapkan, sinergi antara Bawaslu Provinsi dan Bawaslu kabupaten/kota dapat semakin solid dalam mewujudkan lembaga pengawas pemilu yang profesional, berintegritas, dan adaptif menghadapi tantangan pengawasan di tahun 2026 dan seterusnya.

Penulis : Humas